SSL Certificate Checker

Validasi sertifikat SSL/TLS, lihat penerbit, masa berlaku, dan domain yang dilindungi.

Tentang SSL Certificate Checker

Periksa sertifikat SSL/TLS sebuah domain: issuer, masa berlaku, chain, dan SAN. Pastikan HTTPS aman.

Tersedia juga sebagai API: GET /api/ssl-checker?q=contoh.com

SSL Checker: pastikan sertifikat Anda tidak diam-diam kedaluwarsa

Ada satu mimpi buruk kecil yang dialami banyak pengelola website: bangun pagi, buka situs sendiri, dan disambut halaman merah bertuliskan "koneksi tidak aman". Penyebabnya hampir selalu sama, sertifikat SSL kedaluwarsa tanpa ada yang sadar. Tool ini dibuat supaya Anda tidak pernah sampai ke titik itu.

Masukkan domain, dan dalam sekejap Anda akan melihat siapa penerbit sertifikatnya, kapan mulai berlaku, kapan habis, berapa hari tersisa, sampai domain apa saja yang dilindungi. Semua dibaca langsung dari koneksi TLS ke server, jadi yang Anda lihat adalah kondisi nyata, bukan tebakan.

Kenapa sertifikat itu penting bukan cuma soal gembok hijau

HTTPS bukan sekadar pemanis. Tanpa enkripsi yang valid, data yang lewat antara pengunjung dan server Anda bisa diintip. Browser modern juga makin galak; situs tanpa HTTPS yang sehat akan diturunkan peringkatnya dan ditandai mencurigakan. Bagi toko online, satu jam saja sertifikat mati bisa berarti transaksi batal dan kepercayaan yang susah dibangun kembali.

Masalah yang paling sering muncul

Biasakan auto-renew

Kalau Anda pakai Let's Encrypt, sertifikat cuma berumur 90 hari, jadi perpanjangan otomatis itu wajib hukumnya. Untuk sertifikat berbayar yang setahun sekali, pasang pengingat jauh hari. Cek berkala lewat tool ini, terutama menjelang tanggal kritis, supaya tidak ada kejutan tidak menyenangkan di pagi hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Sertifikat saya kedaluwarsa minggu depan, apa efeknya kalau telat perpanjang?

Begitu lewat tanggal kedaluwarsa, browser pengunjung langsung menampilkan halaman peringatan merah yang menakutkan. Banyak orang akan kabur saat itu juga. Selain itu API atau aplikasi yang terhubung ke server Anda bisa menolak koneksi. Jadi jangan tunda; idealnya pasang reminder atau auto-renew jauh sebelum hari H.

Apa beda sertifikat DV, OV, dan EV?

DV (Domain Validation) cuma membuktikan Anda menguasai domain, prosesnya cepat dan sering gratis seperti Let's Encrypt. OV memverifikasi keberadaan organisasi Anda. EV paling ketat, dulu memunculkan nama perusahaan di address bar. Untuk mayoritas website, DV sudah lebih dari cukup; enkripsinya sama kuat, yang beda hanya level verifikasi identitas.

Kenapa muncul peringatan rantai sertifikat tidak lengkap?

Artinya server Anda mengirim sertifikat utama tapi lupa menyertakan sertifikat intermediate. Sebagian browser cukup pintar untuk menambalnya, tapi banyak klien lain (terutama aplikasi mobile dan API) akan langsung gagal. Solusinya pasang full chain, bukan cuma sertifikat domain Anda sendiri.

Sertifikat saya valid tapi situs tetap dibilang tidak aman, kenapa?

Sering kali penyebabnya mixed content: halaman dimuat lewat HTTPS tapi masih ada gambar, script, atau CSS yang ditarik via HTTP. Cek juga apakah nama domain di sertifikat benar-benar cocok dengan domain yang diakses, termasuk versi www dan non-www.